BENGKEL MOBILE MARS CONNECTION

Pelan namun pasti panggung digital economy akan terus berkibar. Beragam inovasi bisnis terus di-selebrasikan.

Digital revolution adalah selarik puisi menggetarkan bagi peradaban manusia masa depan.

Di berbagai belahan Negara maju, arena otomotif technology adalah salah satu bidang yang bergelora. Ini adalah bidang yang mengkolaborasikan kecanggihan teknologi yang friendly dengan layanan otomotif.

Generasi mileneal adalah katalisnya (penggunanya). Mereka mungkin merasa akses layanan service motor di bengkel pada umumnya itu adalah so yesterday.

Juga, banyak anak muda yang merasa jika mau pergi ke bengkel itu malas dan atau kurang sreg dengan pelayanan bengkel atau montirnya. So konvensial.

Kenapa tidak ada sebuah akses layanan yang lebih memberikan solusi dan pilihan serta akses layanan yang lebih dekat secara pertemanan untuk melayani kebutuhan service motor.

Ke depan aplikasi user-friendly yang memudahkan akses layanan service motor akan makin luas penetrasinya.

BENGKEL MOBILE MARS CONNECTION sejatinya punya peluang yang baik dan merupakan alternatif bagi para mahasiswa/I Fakultas Ekonomi Universitas Jenderal Achmad Yani yang mungkin akan menjadi customer pertama dan utama.

Jika dikelola dengan visi yang komprehensif dan “kesadaran support yang kuat”, maka Bengkel Mobile MARS Connection itu bisa menjelma menjadi layanan otomotif (service motor) yang powerful (dan dengan mudah melibas puluhan bengkel kaum kapitalis yang sedang mengejar kue raksasa layanan otomotif).

Memang, pemain raksasa semacam HONDA dan Yamaha itu kadang terlalu birokratis. Jika lengah, sangat mungkin layanan otomotif akan direbut oleh puluhan start up yang lincah, agresif nan inovatif.

Otomotif Technology tak pelak merupakan tren masa depan. Siapa yang menguasai arena ini, bisa dengan mudah menguasai pasar otomotif jutaan anak muda generasi milenial.

Demikianlah, narasi inspiratif yang layak dicermati dan semoga menginsprasi nan bermanfaat.

Selamat mengarungi PASSION kalian dengan produktif dan cemerlang. Semoga membawa rezeki, dituntun untuk menafkahkannya dan dicabut uzhubnya serta menjadi rezeki yang super BAROKAH bagi kita semua. Aamiin.

Picture by Optima Creative

Advertisements

Menemukan dan Mewujudkan PASSION

Melakukan aktivitas atau pekerjaan yang selaras dengan passion.

Dengan seperti itu harapannya adalah level kreativitas dan produktivitas puncak akan lebih mudah diraih ketika kita mencintai apa yang kita lakukan.

Akan lebih menyenangkan pula ketika kita mengawali aktitivitasnya, menjalani prosesnya dan mensyukuri hasilnya.

Ada 3 jalan yang akan memberi gambaran apa itu passion dan bagaimana cara menemukannya.

The First Way (1): Your Hobby is Your Passion

Cara sederhana untuk mengetahui apa passion kita dengan menanyakan pada diri kita sendiri.

Question: Hal apa yang selama ini saya senangi? Atau hobi apa yang saya senangi?

Ruang lingkup:

  1. Art
  2. Business
  3. Creative
  4. Design
  5. Game
  6. Music
  7. Photography

Dan masih banyak lagi ruang lingkup yang bisa menjadi contoh untuk membantu menemukan passion kita. Hobi atau kesenangan bisa merupakan indikasi passion kita, namun sayangnya seringkali perlakuan terhadap hobi tersebut hanya sebatas FUN (just for fun). Agar hobi kita itu bisa menjadi real passion, berikut jalan kedua yang perlu kita tahu dan lakukan.

The Second Way (2): Transforming Your Hobby into Meaningful Creation.

Passion yang kalian miliki, passion yang kalian rasakan bias disebut “the real passion” apabila hobi yang kalian senangi itu pernah dan telah ditransformasikan menjadi sesuatu yang produktif (yang menghasilkan). Hobi itu butuh karya, karya yang produktif nan inspiratif.

Visualisasinya seperti ini : Jika ada orang yang senang memelihara burung kenari, maka mestinya ia bisa membangun usaha peternakan burung kenari atau mengadakan perlombaan berbasis event yang keren. Jika ada orang yang suka traveling, maka mestinya ia bisa membangun usaha travel organizer dengan rancangan inovatif berupa paket wisata yang dikemas secara menarik dan kreatif. Jika ada orang yang suka di bidang otomotif, sederhananya ia bisa membuat usaha bengkel mobile untuk di lingkungan kampus.

Ringkasnya seperti ini : passion adalah hobi yang menghasilkan dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

The Third Way (3): Passion = Freedom

Berdasarkan pengalaman saya, passion biasanya akan keluar ketika kita memperoleh kebebasan berkreasi yang relatif luas. Batasan-batasan seperti terkendala oleh birokrasi, tertahan oleh aturan-aturan atau prosedur yang terlalu ketat dan acapkali aturan tersebut biasanya akan membuat passion kita redup.

Freedom adalah kata kunci yang membuat kita bisa menjalani hobi kita menjadi sebuah karya yang produktif dan kemudian menjelma menjadi passion yang HQQ.

Demikianlah 3 jalan yang bisa kita tempuh untuk menemukan passion yang selama ini mungkin berdiam diri entah kenapa.

Rumusnya seperti ini : Passion = Hobby + Productive Results + Freedom.

Langkah Imajinatif ala Optima Creative : Idea – Concept – Action – Showcase – Sustainable

Semoga dengan rumus dan langkah imajinatif ini, Anda semua bisa menemukan dan mewujudkan PASSION Anda.

Create Your Idea. Develop Your Concept. And Discover Your Passion.  

 Photo Credit by Optima Creative

 

MARS Connection dan Spirit Berorganisasi Ala Mahasiswa Ekstensi

MARS Connection merupakan wadah interaksi mahasiswa reguler sore (kelas karyawan: mereka yang memiliki effort lebih untuk memperkaya pengalaman dengan berkerja dan membekali teori pribadi dengan belajar) fakultas ekonomi Universitas Jenderal Achmad Yani.  Kepanjangan dari MARS adalah Manajemen Akuntansi Reguler Senja, berikut penjelasannya.

Manajemen merupakan salah satu nama jurusan yang pada awalnya memiliki gagasan dan keinginan untuk membentuk sebuah wadah organisasi bagi mahasiswa/i reguler sore. MARS merupakan perpaduan antara gagasan dan spirit menebar kemanfaatan dari mahasiswa jurusan manajemen dan akuntansi reguler sore. Kenapa senja, di waktu inilah kehidupan belajar mengajar kita dimulai. Dikala semua orang mulai berbenah untuk beristirahat, namun kita mulai bergairah untuk belajar.

MARS menggunakan platform sebagai Connection, platform ini digunakan dalam rangka berusaha untuk menjadi koneksi antar mahasiswa dan jaringan alumni lainnya. Menjadi koneksi dalam hal kegiatan perkuliahan, bisnis, pekerjaan dan kehidupan yang lebih nyata lagi.

Dari mana asal mulanya MARS Conncetion berdiri?, lahir dari spirit berorganisasi ala mahasiswa reguler sore dan keyakinan akan manfaat dari sebuah koneksi. Forum kita mulai terbentuk dari diskusi-diskusi kecil antar mahasiswa reguler sore yang mulai beranjak ke tingkat keinginan memiliki wadah untuk ajang implementasi dan pemahaman lebih akan materi perkuliahan. Hal ini didasari akan pentingnya sebuah aksi implementasi yang dirasakan oleh mahasiswa reguler sore, bagi mereka yang sudah memiliki pola fikir dan terbentuk dari kebiasaan berkerja, seperti merasakan dan menerapkan hasil dari pembelajaran mereka ke dalam praktek yang lebih nyata merupakan hal terbaik untuk diraih sebagai bentuk pemahaman mereka.

Ada dua serpihan pelajaran yang bisa dipetik dari deskripsi di atas.

Lesson #1: Koneksi ibaratkan silaturahmi yang tak terputus. Keinginan membangun koneksi didasari dari esensi silaturahmi yang telah dirasakan manfaatnya oleh banyak orang. Silaturahmi kaitannya erat sekali dengan rezeki, hal inilah yang menjadi acuan sederhana MARS menggunakan platform sebagai Connection dengan harapan istimewa semoga bagi semua individu yang menaruh respect-nya terhadap MARS Connection senantiasa dituntun terus menuju rezekinya oleh Sang Pemberi Rezeki. Aamiin.

Lesson #2: Teori tanpa aksi hanya akan jadi ilusi. Tidak sekedar mengejar nilai yang tinggi, tidak hanya ingin mendapat nilai yang baik, tapi ada sebuah karya yang lebih indah dan bermanfaat untuk pribadi dan sesama, yaitu aksi dan pemahaman. Milikilah rasa tanggung jawab ketika memiliki ataupun menyampaikan teori senantiasa dibekali dengan pemahaman dan pengalaman. Ketahui teori, pahami materi dan implementasikanlah di kehidupan yang lebih nyata sesuai kemampuan dan kondisi kalian.

Demikianlah, deskripsi dan dua serpihan pelajaran dari kisah perjalanan MARS Connection dan spirit berorganisasi ala mahasiswa ekstensi. Semoga menginspirasi.

Photo Credit by: Optima Creative

Ikut Berperan di Tren Digital Economy

TREN DIGITAL ECONOMY

Bagaimana kita sebagai mahasiswa ekonomi menyikapi tren bisnis digital di zaman sekarang ini?

Tren bisnis digital bisa menjadi peluang besar untuk para pelaku usaha, tak lepas dari itu kita sebagai anak muda yang lahir di generasi mileneal berasa dipanggil untuk ikut berperan di tren bisnis digital ini. Pertanyaannya berperan seperti apa ? baik lah berikut akan saya ulas bagaimana gambaranya.

Memulai dari mencari ide dan membentuknya menjadi sebuah gagasan, kira-kira membuat aplikasi apa yang dapat bermanfaat bagi sekitar dan pastinya dapat menjadi sebuah solusi dan alternatif bagi mereka yang nantinya menggunakan aplikasi yang kita buat.

Dari setiap ide yang kita peroleh, kita perlu menulisnya lebih bagus dibuat seperti halnya proposal sederhana atau portofolio. Diharapkan suatu saat dengan jarak waktu kurang dari 6 (enam) bulan bisa dipertemukan dengan tim dan investor yang berkenan mendanai untuk mewujudkan ide kita. Kenapa 6 bulan?, karena berdasarkan studi kelayakan ide yang saya adop dari sebuah konsep studi kelayakan bisnis, sebuah ide yang sudah matang perlu kita wujudkan segera, karena ide itu bersifat sementara dan kadar semangat kita untuk membangunnya pun ada umur ekonomisnya, lama-lama akan terkuras hingga semangat untuk mewujudkannya pun hilang.

Berikut salah satu tren digital yang perlu kita cermati yang saya dapat dari blog bisnis ternama  yaitu, strategimanajemen.net.

The Rise of Fintech – Financial Tehcnology

Fintech merupakan bidang yang mengkombinasikan kecanggihan teknologi yang menyenangkan dengan layanan finansial.

Menciptakan sebuah aplikasi yang bisa melayani semua kebutuhan finansial hanya dengan menggenggam sebuah smartphone.

Membuat aplikasi user-friendly yang memudahkan semua urusan keuangan. Urusan keuangan, contohnya:

  • Bayar aneka cicilan
  • Pesan Makanan
  • Menabung
  • Investasi

Aplikasi fintech (layanan fintech) guna menguasai pasar finansial jutaan anak muda generasi milenial.

Dari gambaran tersebut semoga dapat memberi pencerahan bagi kalian yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang Digitalpreneur. Aamiin.

Photo Credit by: Ikhsan

Menikmati dan Mengenal Kopi

Artikel ini merupakan kontribusi dari guest blogger bernama Riot Ahmed seorang barista coffe shop Cenghar Kopi namanya.

Segelintir orang disekitar kita sudah sangat terbiasa menikmati secangkir kopi dengan instan (sederhana) tanpa mengetahui jenis kopi dan proses pembuatannya. Ngopi ya ngopi, yaudah! mungkin itu slogannya. Namun justru seorang penikmat kopi akan selalu bertanya kopi apa yang dibuat dan metode apa yang digunakan. Karena sejatinya penikmat kopi akan selalu mencari kopi yang diidam-idamkan. Mengetahui jenis kopi adalah hal penting karena tidak semua beans (biji kopi) bisa dikonsumsi dan lulus diterima lambung ‘para pencari kopi’. Kemungkinan akan fatal akibatnya ketika kita salah mengkonsumsi secangkir kopi.

Ditinjau dari jenisnya, Indonesia punya dua jenis kopi. Yaitu, ‘Robusta dan Arabica’. Keduanya sama-sama mengandung kaffeine, tapi dibanding arabica, jenis robusta potensial ber-kaffeine tinggi, dan sebaliknya arabica adalah beans yang ber-kaffeine lebih rendah. Dari beans robusta dapat dihasilkan secangkir kopi yang kuat akan aroma & bodynya. Sehingga kopi robusta sangatlah -recomended untuk disajikan dengan susu, coklat, whipped cream, dll. Dari beans arabica dapat dihasilkan segelas kopi yang ber-kaffeine rendah dengan taste ‘acidity’ (asam). Kelebihannya, arabica akan sangat aman dikonsumsi bagi yang bermasalah dengan lambung dan jantung.

Setelah mengetahui karakter kedua jenis kopi tersebut, kini kita dapat memilih kopi mana yang cocok untuk kita konsumsi sendiri. Selain itu, dewasa ini banyak beberapa kedai kopi yang sengaja mencampur kedua jenis kopi tersebut dengan harapan dapat menghasilkan aroma, rasa dan tekstur yang lebih khas. tak heran jika beberapa kedai kopi punya suguhan house blend masing-masing. tujuannya supaya masing-masing kedai kopi punya cita rasa yang khas menurutnya. Tetapi, bagus atau tidaknya biji kopi, house blend, spesialty, itu semua tak luput dari metode apa yang digunakan. karena pembuatan kopi yang asal-asalan akan menghasilkan kopi yang asal pula, sebaliknya, pembuatan kopi yang baik akan menciptakan secangkir kopi yang baik pula.

Photo Credit by: Ikhsan

 

INTRODUCTION OF OPTIMA

OPTIMA

Optima Creative

Lahir dengan membawa platform Creative & Concept Consultant

Nama Optima diambil dari kata optimal yang berarti efektif dan efisien, dengan filosofi tersebut berusaha dijadikan sebuah do’a, reliabilitas dan kepercayaan klien terhadap Optima. Langkah kecil sebagai konsultan di bidang (industri) kreatif, berkarya secara kreatif untuk menciptakan ide kemudian mengembangkan ide dan diteruskan hingga mewujudkannya menjadi sebuah karya dan bisnis.

Optima Creative berusaha masuk dan menguasai ranah di manajemen dan membekali kompetensinya dengan disiplin ilmu ekonomi dan bisnis yaitu, manajemen dan akuntansi.

Memiliki visi untuk menjadi sebuah perusahaan atau firma konsultan yang bergerak dalam bidang corporate performance management. Dengan langkah awal menjadi partner (konsultan) manajemen dan bisnis.

1.a Optima Creative as

– Develop ideas for: Branding (Marketing)

– Develop human resources for: Great Performance (Human Resources)

– Develop financial systems for: Financial Freedom and Profit (Finance & Accounting)

– Develop operation management for: Sustainable (Operations)

1.b Optima Creative as

– Help the transformation from idea to life, idea to masterpiece, idea to business.

– With the 5 Special Steps: 1. Idea 2. Concept 3. Action 4. Showcase 5. Sustainable

– 1. Idea: Lateral discussion

– 2. Concept: Made into structured

– 3. Action: Direct and Do something to something (masterpiece)

– 4. Showcase: Displaying the work or business

– 5. Sustainable: Make the business become sustainable

IDEA TO LIFE

Alur dari tajuk “Idea to Life” – Idea, Concept, Action, Showcase, Sustainable.

Dari alur tersebut kita dedahkan menjadi sebuah deskriptif, mulai dari ide (idea) merupakan awal dari sebuah karya atau bisnis. Konsep (concept) langkah ini digunakan dalam rangka membuat ide yang awalnya bersifat lateral dibuat menjadi terstruktur. Aksi (action) ide dan konsep tidak akan hidup dan terwujud apabila tanpa aksi. Memamerkan (showcase) setelah serangkaian langkah sebelumnya, karya yang kita buat perlu ditampilkan kepada orang lain dan di kehidupan yang lebih nyata. Berkelanjutan (sustainable) karya atau bisnis yang telah kita buat dan ditampilkan perlu mendapat jiwa agar dapat tetap berjalan dan hidup.

So, bring idea to life. Buat ide yang kita miliki menjadi terwujud.